Ilustrasi : Peta perjalanan ke banyak negara (Sumber: Pixabay)


Bagi para pemandu wisata atau Tour Guide terdapat beberapa hal yang mesti diperhatikan saat memandu tamu.

Termasuk hal hal yang perlu dilakukan atau dihindari saat memandu wisata. Sebab, hal ini akan menjadi penentu sukses tidaknya kegiatan memandu yang kita jalani.

Berikut 3 hal yang perlu diperhatikan saat memandu para wisatawan.

 1. Menjadi Pendengar yang Baik

Selama kegiatan memandu para tamu (baca, wisatawan), kita harus menjadi pendengar yang baik. Menjadi pendengar yang baik tentu berbeda dengan hanya sekadar diam.

Diam tidak selalu identik dengan menjadi pendengar yang baik. 

Menjadi pendengar yang baik adalah menyimak dengan benar apa yang di sampaikan dan dikatakan orang yang menjadi teman perjalanan kita.

Sesekali menambahkan jika ada hal yang layak diketahui tamu tersebut.

Ringkasnya, pikiran dan hati kita berada di tempat di mana kaki kita berpijak saat ini.


 2.  Dilarang PDKT dengan Tamu

Para tamu adalah orang yang menggunakan paket jasa yang kita tawarkan. 

Mereka bisa berasal dari beragam profesi, daerah serta memiliki karakter yang berbeda.

Saat memandu para wisatawan. Kita dilarang untuk PDKT (pendekatan) terlalu dekat dengan tamu.

Hal ini bertujuan demi menjaga profesionalisme saat menjadi Tour Guide di lapangan.

Tentu tidak salah sih berkenalan, hanya saja kurang tepat. 

Siapa tahu tamu kita ada yang risih dan menilai kita kurang profesional?


3. Jangan Terlalu Banyak Menceritakan Diri Anda

Saat memandu tamu, usahakan jangan terlalu banyak menceritakan siapa diri ANDA.

Para tamu ngga perlu itu. Walau prestasi Anda selangit dan pengalaman sudah membumi.

Tetaplah fokus menjadi pencerita yang baik pada tamu Anda

Terutama tempat-tempat yang akan mereka kunjungi, sejarah dan hal-hal menarik yang perlu mereka ketahui.

Jangan lupa untuk mengingat nama - nama tamu agar mereka merasa terlibat dalam perjalanan yang sedang mereka ikuti.

Tetap jadilah pencerita yang baik tentang tempat, kuliner, budaya dan hal-hal asyik yang perlu diketahui.

Pokoknya, jangan bercerita tentang diri Anda. Itu bukan tugas pemandu wisata. 

Ajak para tamu untuk juga bercerita tentang diri mereka. Apa yang mereka suka dan hal-hal yang membuat para tamu nyaman dan enak ditemani Anda.

Jika itu dilakukan dengan baik. Maka para tamu tersebut tidak sungkan memberi tip tambahan kepada Anda.

Tip (baca, bonus tambahan berupa uang atau souvenir menarik).

Tentu masih banyak tips lain untuk mendukung kesuksesan anda sebagai TourGuide. 

Namun, 3 tips di atas sudah cukup untuk membuat Anda menjadi pemandu wisata yang baik.

Sukses terus sebagai Pemandu Wisata, sebagai ujung tombak kemajuan Destinasi Wisata daerah.

FENDI, Content Writer